Mantan Redaktur Al Monitor Jadi PM Irak Baru, Mampukah Berantas Korupsi?


Mantan redaktur Al Monitor, Mustafa Alkadhimi terpilih menjadi PM Irak baru.

Sederet tantangan menanti di depan khususnya dalam pemberantasan korupsi.

Pasca invasi AS yang menggulingkan Saddam Husein, Irak tidak pernah mampu bangkit secara ekonomi. Sampai sekarang diperkirakan ekonominya hanya 1/10 dari era Saddam.

Perusahaan dan kontraktor-kontraktor AS menguasai hampir semua lini ekonomi dan mendapat imunitas dan privilese.

Sesama perusahaan AS seringkali menggunakan suap dan kolusi untuk mendapat proyek sehingga menimbulkan kehancuran ekonomi yang parah dan menjadi lahan subur bagi kekerasan dan terorisme.

Selain itu Irak juga mempunyai wilayah otonom Kurdi dan pembagian kekuasaan berdasarkan ras. Misalnya PM harus Arab dan Syiah dan Presiden harus Kurdi dan Sunni.

Dengan imunitas yang dimiliki warga AS di Irak, mampukah Alkadhimi berantas korupsi?

Baca:


Posting Komentar

0 Komentar